Tahapan dan Prosedur Penting dalam Mengevaluasi Sistem Kerja VoIP

ini tahapan, dan prosedur penting dalama mengevaluasi sistem kerja VOIP.
Berikut ini tahapan, dan prosedur penting dalama mengevaluasi sistem kerja VOIP.


Untuk mendapatkan hasil kinerja serta komunikasi yang maksimal, wajib dilakukan evaluasi sistem kerja VoIP. Nah pada artikel ini saya akan mengulas beberapa tahap, atau prosedur yang perlu dilakukan ketika mengevaluasi system kerja VOIP.

Evaluasi berfungsi untuk melihat kendala-kendala atau hambatan apa saja yang mengganggu kinerja dari sebuah perangkat ataupun sistem.

Kegiatan ini sangat berguna untuk membuat kinerja peralatan atau sistem kita menjadi lebih baik, dan nyaman saat digunakan nantinya.

Proses Evaluasi Sistem Kerja VoIP Beserta Prosedur Pengamatannya

Untuk mengevaluasi sistem kerja dari komunikasi VoIP, kita harus memperhatikan prosedur kerja sistem telekomunikasi terlebih dahulu.

Prosedur ini harus dilakukan untuk mengevaluasi Sisitem kerja VOIP, karna memberikan dampak yang cukup signifikan dalam proses pengamata.

Setelah itu kita harus melihat prosedur pengamatan kerja sistem telekomunikasi yang menggunakan teknologi VoIP. Kedua proses ini penting untuk dilakukan berdasarkan urutannya.

Jika tidak dilakukan sesuai urutanya, maka proses evaluasi sistem VOIP akan lebih sulit dibandingkan dengan sesuai urutan.

Nah berikut ini beberapa hal yang harus anda lakukan ketika ingin mengevaluasi VOIP, mongoo.

1. Prosedur Evaluasi Sistem Telekomunikasi

Guna terjadinya proses komunikasi, harus ada informasi yang dikirimkan dari sebuah perangkat ke perangkat lainnya.

Informasi tersebut kemudian dikonversi dalam bentuk binary atau bit yang akan di encode menjadi sinyal. Setelah itu, sinyal tersebut akan dikirimkan oleh transmitter melalui media yang telah dipilih pengguna.

Untuk memastikan informasi yang dikirim transmitter sampai pada penerima, dibutuhkan media transmisi yang baik juga.

Hal ini akan mencegah noise (gangguan) terjadi selama proses pengiriman informasi (data).

Ketika sinyal sudah berhasil diterima oleh perangkat penerima, sinyal akan langsung melalui proses decode ke dalam format binary (bit).

Selanjutnya kode-kode tersebut ditransformasi menjadi data yang dapat dibaca atau didengar perangkat penerima.

2. Prosedur Evaluasi atau Pengamatan Sistem Kerja VoIP

Ada tiga prosedur utama yang harus diperhatikan ketika melakukan evaluasi pada sistem telekomunikasi yang menggunakan VoIP.

Ketiga proses tersebut masing-masing mengacu pada TCP, UDP, dan IP. Berikut penjelasan rincinya.

a.  Transmission Control Protocol (TCP)

Apa itu TCP ?

TCP adalah protokol yang bertugas menjaga reliabilitas terhadap hubungan komunikasi bersifat end-to-end. End-to-end adalah metode komunikasi yang aman karena mencegah adanya pihak ketiga mengakses informasi saat data ditransfer dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

Mekanisme kerja dari TCP meliputi kirim dan terima bagian informasi yang punya panjang untuk data bervariasi dalam sebuah datagram internet itu.

Pada sistem VoIP, TCP digunakan saat signaling. TCP berfungsi untuk menjamin pengaturan suatu panggilan saat sesi signaling berlangsung.

TCP tidak dipakai untuk pengiriman data suara. Ini dikarenakan komunikasi VoIP lebih mementingkan penanganan keterlambatan penyampaian data dari pada paket data yang hilang. 

b. User Datagram Protocol (UDP)

Apa itu UDP ?

UDP adalah protokol utama diatas posisi IP yang lebih sederhana dari TCP Yang digunakan pada pengiriman data yang mengesampingkan mekanisme reliabilitas.

UDP biasa digunakan untuk pengiriman audio streaming yang berlangsung secara terus-menerus. UDP lebih mementingkan kecepatan pengiriman data supaya sampai di tujuan secepat mungkin.

UDP tidak menghiraukan hilangnya data meskipun data yang hilang pada proses transmisi bisa mencapai 50% dari jumlah paket data yang dikirimkan, dan mengirimkan data dengan sangat cepat walaupun sering menghilangkan data.

Untuk menanggulangi berkurangnya data saat proses transfer, kamu dapat menggunakan private network saat menggunakan UDP. 

c.   Internet Protocol (IP)

IP dirancang khusus untuk interkoneksi sistem komunikasi pada jaringan paket switching. Khusus untuk jaringan IP, sebuah perangkat komputer diidentifikasi menggunakan alamat IPnya.

Setiap komputer memiliki alamat IP yang berbeda satu sama lain. Hal ini bertujuan untuk mencegah kesalahan transfer pada alamat IP yang salah. 

Protokol akses data dari IP terhubung langsung dengan media fisik. Protokol ini berfungsi untuk menerapkan dua fungsi dasar IP yaitu addressing dan fragmentation.

Salah satu prinsip penting IP dalam proses pengiriman data adalah penggunaan metode pengalamatan pengirim ataupun penerima.

IP pada jaringan computer bisa diibaratkan seperti alamat rumah, yang berfungsi untuk mengidentifikasi rumah satu dengan rumah yang lainya sehingga paket dari luar dapat tau dimana letak tujuanya.

Tanpa IP, suatu device tidak dapat terhubung dengan internet, maka dari itu kompenen ini sangat penting dalama jaringan. sehingga anda harus mengevaluasi IP untuk memaksimalkan kinerja dari VOIP.

Itulah beberapa prosedur yang perlu dilakukan untuk mengevaluasi sistem komunikasi. Pada sistem VoIP, kamu harus memeriksa TCP, UDP, serta IPnya. Masing-masing memiliki peran yang berbeda. Untuk menghindari hilangnya data saat proses transfer, evaluasilah UDP.

Untuk mencari pengalamatan yang tepat, evaluasilah IP. Proses evaluasi sistem kerja VoIP tersebut cukup mudah untuk dilakukan.

Dengan prosedur tersebut, anda diharapkan sudah bisa mengevaluasi system kerja pada VOIP.

Bagaimana?

Hasil dari evaluasi tersebut bisa anda jadikan sebagai bahan untuk memperbaiki system VOIP yang masih kurang maksimal, atau dapat membantu anda mengetahui dimana letak bug pada jaringan yang anda menejemen.

Baca Juga:

Semua harus dilakukan sesuai prosedur, agar kegiatan tersebut lebih gampang, atau lebih efisien untuk kawan – kawan lakukan.

Semoga penjelasan tadi bisa membantu anda dalam mengevaluasi system kerja pada VOIP, dan dapat menambah wawasan anda dalam dunia networking.