DIGITAL AGENCY

Kami merupakan badan usaha yang bergerak dalam bidang digital

Find Out More SERVICE

LAYANAN

UP-NET

Kami menyediakan jasa teknisi jaringan untuk berbagai keperluan, serta melayani instalasi jaringan wifi rumahan, sekolah, perkantoran..

Read More

UP-PRINTING

Melayani segala jenis yang berkaitan dengan percetakan, seperti undangan, spanduk, stample, dll.

Read More

UP-HOST

Kami juga menyediakan jasa pembuatan website sekolah, kelurahan, lembaga, serta toko online.

Read More

UP-SERVICE

Menerima service komputer, serta perangkat seluler / hp dari segala merek

Read More

Recent Work

Rabu, 27 Januari 2021

INI DIA Pengertian VOIP, Beserta Cara Kerjanya, Kekurangan, Kelebihanya Lengkap.

INI DIA Pengertian VOIP, Beserta Cara Kerjanya, Kekurangan, Kelebihanya Lengkap.


Pengertian, Fungsi, Cara Kerja Serta Keunggulanya, dan Kekuranganya
Berikut ini adalah pengertian VOIP, fungsi, keunggulan, dan kekuranganya 

Hai sobat bagaimana kabar kalian, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas, bagaimanasih cara fungsi dari voip, beserta pengerian, cara kerja, kelebihan, dan kekuranganya, akan saya jelaskan pada artikel ini, simak ulasanya berikut ini.

Buat kamu nih, yang lagi nyari apasih voip itu, anda berada di halaman yang tepat, simak ulasan berikut ini.

Hampir sebagian besar anak muda tidak lagi menggunakan SMS, tapi sudah beralih ke VoIP (Voice over Internet Protocol). Aplikasi WhatsApp, Messenger, atau layanan telekonferensi adalah beberapa contoh bentuk VoIP.

Banyak orang senang menggunakannya dikarenakan fitur-fiturnya sangat menarik, tepat guna, namun bebas biaya serta praktis.

Teknologi jenis ini adalah teknologi yang membuat penggunanya dapat berkomunikasi jarak jauh melalui media yang menggunakan jaringan internet.

Cara kerjanya adalah mengubah suara ke dalam bentuk kode-kode digital, kemudian disalurkan secara real-time pada paket-paket data. 

Berikut Pengertian VOIP, Fungsi, Cara Kerja Serta Keunggulanya, dan kekuranganya Serta Cara Perwatanya

  1. Fungsi VOIP

Fungsi utama dari teknologi ini adalah menghubungkan penggunanya yang berada di berbagai tempat yang berbeda.

Jika dulu dibutuhkan banyak biaya untuk menelepon keluarga maupun kerabat melalui telepon lokal, interlokal, bahkan internasional, sekarang tidak lagi.

Selagi penggunanya memiliki jaringan internet serta menggunakan aplikasi yang menyediakan teknologi ini, komunikasi bisa terjalin.

  1. Cara Kerja VOIP

Cara kerja teknologi ini mencakup beberapa tahapan. Pertama, suara dalam bentuk analog yang terdengar dari speaker akan dikonversi kedalam paket data.

Setelah itu paket data dikirimkan melalui router dengan pengantara jaringan internet. kemudian, paket data dikirimkan ke tujuan, yaitu perangkat dari penerima telepon. 

Data dikirimkan pada tujuan setelah sinyal analog berhasil diubah menjadi digital. Disaat data digital sampai pada perangkat penerima panggilan, data tersebut akan dikonversi lagi menjadi sinyal analog (suara).

Teknologi ini sangat tergantung pada kualitas internet penelepon dan penerima panggilan. Koneksi internet yang baik akan membuat komunikasi yang menggunakan teknologi ini jadi lancar. 

  1. Keunggulan VOIP

Teknologi ini memiliki cukup banyak keunggulan atau manfaat dibandingkan teknologi komunikasi lainnya. Beberapa keunggulannnya adalah sebagai berikut.

  1. Murah

Dibandingkan biaya SMS atau telepon biasa yang lebih banyak menghabiskan pulsa, teknologi VoIP jauh lebih murah.

Apalagi jika kamu menggunakan koneksi internet gratis dari WiFi kampus atau kantor. Selagi ada koneksi internet, teknologi ini bisa diakses. Durasi telepon pun tidak akan terlalu mempengaruhi biaya yang akan dibayar. 

  1. Praktis

Teknologi ini akan mengoptimalisasikan infrastruktur jaringan beserta data yang sudah ada untuk suaranya. Ini sangat bermanfaat bagi perusahaan atau universitas yang memiliki jaringan sendiri.

Tidak perlu lagi menarik kabel telepon atau membayar biaya bulanan untuk penambahan komunikasi suara.

Manajemennya juga berbasis web sehingga konfigurasi apapun bisa terwujud selama ada internet. 

  1. Integrasi Lebih Mudah

Teknologi ini memungkinkan digabungkannya beberapa jaringan telepon yang sudah ada.

Nah, selama ada gateway, jaringan VoIP bisa disambungkan dengan PABX (Private Automatic Branch Exchange) yang sudah ada tersebut.

Mayoritas perusahaan atau kampus yang memiliki jaringan sendiri, mempunyai PABX. Dengan teknologi ini, komunikasi antar perusahaan ataupun kampus bisa dengan menggunakan pesawat telepon biasa.  

  1. Variatif

Penggunaan teknologi ini terbilang sangat variatif. Ini dikarenakan banyak jenis media yang bisa digunakan untuk berkomunikasi melalui teknologi ini.

Penggunanya bisa membuat atau menerima panggilan telepon dengan memakai komputer, smartphone, IPAD atau media lainnya. 

  1. Kekurangan VOIP

Walaupun memiliki banyak keunggulan, tapi teknologi ini masih memiliki kekurangan juga. Kekurangannya adalah kualitas suara yang tidak sejernih suara yang dihasilkan oleh PSTN (Public Switched Telephone Network).

Selain itu, teknologi VoIP juga bisa mengalami delay ketika koneksi internet terganggu.

Hal ini mengakibatkan kemungkinan terjadinya jeda saat komunikasi sedang berlangsung.

Tips Cara Perawatan Sistem Komunikasi VoIP yang Mudah Dilakukan 

Jika kita memiliki perangkat VoIP, kita pun wajib mempelajari tentang perawatan sistem komunikasi VoIP. Perawatan sendiri merupakan kegiatan untuk menjaga dan memelihara sebuah peralatan.

Perawatan sistem komunikasi juga melibatkan proses perbaikan pada perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) jika dibutuhkan.

Perawatan sebuah perangkat ataupun sistem tidak selamanya tergolong sulit. Kita bisa saja menggunakan jasa pakar profesional jika kerusakannya sudah parah atau disaat kita tidak memiliki banyak waktu luang.

Namun, jika kita memiliki pengetahuan untuk melakukan perawatan, kita pun bisa melakukannya sendiri. Ini dikarenakan perawatannya tidaklah sulit dan mudah untuk dilakukan siapa saja.

  1. Memeriksa Kinerja Peralatan Sesuai dengan Fungsi pada Manual Penggunaan

Sebagai pemilik dan pengguna peralatan komunikasi, kita wajib memeriksa kinerjanya berdasarkan fungsi manualnya.

Perawatan berdasarkan fungsi manual akan membantu peralatan komunikasi kita, misalnya komputer bekerja dengan baik serta menghindarkannya dari kerusakan.

Proses perawatan ini juga membuat peralatan terhindar dari proses loading yang lama ataupun hang. Memeriksa kinerja peralatan dari fungsi manual bisa ditinjau dari dua sisi. Yaitu berdasarkan sisi hardware maupun softwarenya.

  1. Hardware

Yang paling sering mengganggu kinerja hardware adalah intensitas debu yang tinggi. Guna mencegah adanya debu yang dapat menurunkan kinerja hardware, kitapun harus rutin membersihkannya.

Selain itu kita juga harus memeriksa pemasangan peripheral (hardware tambahan). Peripheralnya harus dipasang dengan benar dan kokoh. Listrik dan power supplynya juga harus sering dikontrol. 

  1. Software

Sistem operasi dan aplikasi yang digunakan juga harus diperiksa. Apakah keduanya cocok dan sudah memenuhi spesifikasi dari PC (Personal Computer) yang kamu miliki atau tidak.

Lindungilah software dengan memasang antivirus serta rutin melakukan update. Selain itu uninstall aplikasi-aplikasi yang tidak dibutuhkan atau jarang digunakan. Gunakanlah CCleaner untuk menghapus tumpukan log. 

  1. Membersihkan serta Menyimpan Log Kerja Peralatan

Proses monitoring atau memantau kinerja komputer secara menyeluruh pada sistem operasi Windows dapat dilakukan dengan cara yang mudah.

Kamu hanya perlu click Start > Search ketik RUN > ketik Perfmon/report>Enter/OK. Setelah itu akan muncul laporan setelah proses scanning selesai.

Jika ingin melakukan Log Viewer, kamu bisa lakukan cara klik start button > search > ketik events viewer > enter. Sementara untuk menyimpan Log Events,

bisa click Kanan pada sub menu application > save all events. Jika ingin membersihkan Log Events-nya, bisa click Kanan pada sub menu application > Clear Log.

  1. Melakukan BackUp

Untuk melakukan backup, kamu bisa langsung click Start > Komputer, kemudian pilihlah Drive C. click Kanan, pilih Properties > Tools. Click pilihan BackUp Now.

Kemudian tentukan lokasinya. Pilihlah Create a System Image. Windows pun akan mencari lokasi untuk menetapkan backup image ini. Biasanya ada dua pilihan yang tersedia, yaitu folder baru atau DVD.

Setelah kamu melakukan proses di atas, konfirmasilah backup tersebut. Click Next dan tunggu proses berjalan. Buatlah DVD Recovery dengan memilih Create a System Repair Disc. Masukan DVD kosong pada optical drive. Click Next dan tunggu hingga proses pemulihan selesai.

  1. Melakukan Pengembalian (Restore) Hasil BackUp

Masukkan DVD yang digunakan untuk proses backup tadi, restart komputernya. Setelah menu System Recovery Options terbuka, pilihlah Restore your computer using a system image that you created, click Next. Jelajalah posisi file backup yang tadi telah dibuat.

Sistem yang ada akan tertimpa dengan sistem operasi file backup secara otomatis. Tunggulah beberapa saat hingga proses selesai dan sistem kembali seperti keadaan semula.

Dengan membaca informasi dari tulisan ini, pembaca diharapkan bisa mendapat informasi terkait teknologi VoIP beserta kelebihan dan kekurangannya.

Itulah pengertian voip, fungsi, cara kerja keunggulan, kekurangan, dan cara perwatanya.

Baca juga: Mengenal seluk-beluk komunikasi data.

Semoga artikel ini dapat membantu kawan-kawan pembaca, sampai jumpa pada artikel blog UP-TKJ berikutnya.

Kamis, 21 Januari 2021

Mengenal Seluk - beluk Bandwidth, Dan Throughput Dalam Dunia Networking

Mengenal Seluk - beluk Bandwidth, Dan Throughput Dalam Dunia Networking


ini Pengertian dan Perbedaan Bandwidth, Throughput Serta Cara Mengoptimalkanya
Berikut Adalah Pengertian dan Perbedaan Bandwidth, Throughput Serta Cara Mengoptimalkanya.

Pastinya buat anda yang sering berkecimpungan pada dunia networking, khususnya kawan-kawan jurusan tkj, pasti sering mendengar kata bandwidht, dan throughput.

Jika kamu bertujuan untuk mendalami pembuatan serta perbaikan jaringan, kamu wajib mengetahui tentang bandwidth dan throughput.

Ada beberapa orang yang seringkali keliru dengan menyatakan bahwa bandwidth dan throughput adalah hal yang sama. namun, keduanya jelas sangat berbeda.

Pengoptimalisasian Bandwidth dan Throughput yang Harus Diketahui Calon Praktisi Jaringan, karena kedua hal ini tidak dapat dipisahkan dalam dunia networking.

Mengoptimalkan bandwidth, dan throughput dapat membuat pengguna jaringan akan lebih nyaman, karena keceptanya yang akan didapatkan akan lebih stabil.

Berikut Pengertian Bandwidth, Throughput Serta Cara Mengoptimalkanya

Pengertian Bandwidth, dan Throughput

Sederhananya, bandwidth adalah kecepatan maksimum sebuah perangkat dalam mentransfer data.

Sementara throughput adalah kecepatan aktual perangkat tersebut ketika mentransfer data.

Jadi apasih perbedaan Bandwidth, dengan Throughput?

Bandwidth memberi informasi terkait berapa banyak data yang dapat ditransfer dari sebuah sumber pada kurun waktu tertentu.

Sedangkan throughput memberikan informasi tentang berapa banyak data yang ditransfer pada kurun waktu tertentu.

Cara Mengoptimalisasikan Bandwidth

Sebelum kita lanjut pada cara mengoptimalisasikan jaringan bandwidth, perlu diingat bahwa bandwidth tidaklah sama dengan kecepatan.

Namun, jaringan bandwidth yang dioperasikan dengan tidak optimal, dapat berdampak buruk pada performa kecepatan jaringan.

Ada beberapa pengaturan jaringan yang bisa membuat bandwidth bekerja secara maksimal.

Menggunakan Pengaturan QoS (Quality of Service)

Pengaturan ini bisa kamu temukan pada perangkat router, seperti mikrotik routerboard, cisco router, ataupun perangkat router dari vendor lainya.

Dengan pengaturan QoS, kamu dapat mengatur aturan lalu-lintas jaringan.

Kamu dapat memprioritaskan aplikasi-aplikasi tertentu untuk melewati jalur jaringanmu.

Ini akan membuat bandwidth hanya digunakan aplikasi-aplikasi penting saja, sehingga performanya jadi lebih maksimal. 

Anda juga bisa membatasi maksimum kecepatan setiap user / pengguna jaringan sesuai kebutuhan.

Hal tersebut bisa membantu jaringan yang anda kelola lebih stabil, karena setiap user tidak bisa melebihi keceptan yang sudah ditentukan.

Menggunakan Aplikasi Cloud-Based

Terkadang, cara termudah untuk meningkatkan optimalisasi jaringanmu adalah dengan menyebarkan aplikasi pada sistem cloud (internet).

Dengan menggunakan penyimpanan cloud, kamu bisa mengurangi tekanan ataupun lalu lintas pada jaringanmu sendiri. 

Mengeliminasi / Memblokir Aplikasi yang Tidak Diperlukan

Bahkan pada lingkungan yang paling produktif sekalipun, segalanya bisa jadi negatif jika ada lalu lintas jaringan yang tidak dibutuhkan.

Hindari penggunaannya jika tidak diperlukan

Misalnya ada pengguna jaringanmu seperti karyawan yang menggunakan jaringan untuk membuka aplikasi-aplikasi hiburan.

Aplikasi seperti YouTube, Netflix, serta media sosial tidak terlalu dibutuhkan untuk pekerjaan.

Jika tidak dicegah hal ini akan membuat jaringanmu lambat, maka langkah yang harus anda ambil adalah dengan cara memblokir akses yang memang tidak diperlukan dalam pekerjaan.       

Melakukan Backups dan Updates di Luar Jam Sibuk

Melakukan backups sangat penting tentunya, pasalnya masih saja banyak orang iseng yang ingin meretas jaringanmu.

Untuk melakukan backup baik itu backup konfigurasi router, ataupun data client, anda bisa menghindari jam sibuk jaringan.

Hindari melakukan backup data ataupun update sistem pada siang hari atau jam-jam kerja.

Ini dikarenakan banyak juga orang-orang yang melakukan backup dan update pada jam-jam tersebut.

Jika kamu melakukannya pada jam sibuk, prosesnya akan sangat lambat dan ada beberapa data yang tidak tertransfer dengan baik.

Anda bisa melakukanya pada jam kosong, atau ketika hari libur, saya sendiri melakukan backup, ataupun update setiap jam 5 pagi, anda bisa menyesuaikanya.

Cara Mengoptimalisasikan Throughput

Seperti halnya bandwidth, throughput juga dapat dioptimalisasikan dengan lebih efektif.

Kunci dari mengoptimalisasikan throughput adalah dengan meminimalisasi latencynya.

Latency adalah waktu yang diperlukan data untuk mencapai tujuan (dihitung per mili detik). Semakin banyak latency, semakin lemah throughputnya. Begitu juga sebaliknya.  

Memperhatikan Penggunaan Endpoint (ujung komunikasi dalam suatu jaringan) Banyaknya latency disebabkan oleh pengguna lain dalam satu jaringan.

Jika para pengguna jaringanmu menggunakan aplikasi dengan lalu lintas padat, performa kecepatan jaringan akan langsung menurun.

Apalagi jika pengguna tersebut sedang mengunduh data.

Itulah sebabnya penting untuk memeriksa endpoint pengguna jaringanmu. Aplikasi apa yang mereka gunakan dan apa yang mereka unduh. 

Menemukan Bottlenecks pada Jaringan

Bottleneck adalah macetnya proses transfer atau transmisi data.

Kemacetan biasanya terjadi saat penggunanya membludak atau saat sedang memroses begitu banyak aplikasi atau pengunduhan data. 

Bottleneck dapat ditemukan dengan cara memperbaharui router atau mengurangi node.

Node adalah titik penghubung dari perangkat satu ke perangkat lainnya.

Kecepatan selalu diperlukan ketika bekerja ataupun melakukan aktivitas yang membutuhkan jaringan.

Maka dari itu, mempelajari cara-cara yang tepat dalam mengoptimalisasikan bandwidth dan throughput dapat membantu performa jaringan.

Bagaimana?

Anda bisa melakukan beberapa hal yang saya sarankan di atas untuk mengoptimalkan bandwidth, dan throughput, agar jaringan yang anda kelola tetap stabil, dan nyaman saat digunakan.

Baca Juga: 

Nah itu tadi pengertian, dan perbedaan bandwidth throughput serta cara mengoptimalkanya.

Semoga artikel ini dapat membantu anda para pembaca, sampai jumpa pada artikel berikutnya.

Selasa, 19 Januari 2021

Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja Firewall Pada Jaringan Komputer

Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja Firewall Pada Jaringan Komputer

Berikut Ulasan Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja Firewall Pada Jaringan Komputer


Berikut ini pengertian fungsi cara kerja firewall pada jaringan komputer

Istilah firewall mungkin bukan merupakan sesuatu yang asing ditelinga para pakar jaringan. Namun, jika kamu merasa baru pertama kali mendengarnya, membaca tulisan ini bisa menambah pengetahuan. Saat ini internet sudah bisa diakses dengan mudah oleh hampir seluruh kalangan masyarakat.

Seiring dengan maraknya penggunaan internet, ketersediaan jaringan pun jadi sangat dibutuhkan. 

Berikut Ini Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja Firewall Pada Jaringan Komputer

Walaupun internet memberikan banyak informasi berguna untuk media pembelajaran ataupun membantu pekerjaan, penggunaannya harus menggunakannya dengan bijaksana.

Internet harus digunakan untuk mendapatkan informasi yang positif, bukannya negatif. Guna menjaga agar internet tidak diserang hal-hal negatif seperti virus yang dapat merusak jaringan atau perangkat, maka harus dipasang pelindung. Pelindungnya disebut firewall.

Firewall memiliki peranan penting dalam dunia networking, nah untuk lebih mengenal firewall pada jaringan komputer, anda bisa simak ulasanya berikut ini.

  1. Definisi

Secara sederhana, definisi firewall adalah pelindung sistem jaringan ataupun perangkat yang digunakan untuk mengakses atau bertukar informasi.

Pelindung ini bertugas melindungi jaringan serta perangkat dari konten-konten berbahaya yang disebarkan komputer luar. Dia akan melindungi sistem, software, serta hardware penggunanya.

  1. Fungsi

Firewall sendiri memiliki beragam fungsi yang diterapkan pada berbagai media. Fungsinya untuk komputer beserta hardware lainnya adalah sebagai pengawas arus paket data.

Dia juga memodifikasi paket data yang datang dengan menyembunyikan IP address penggunanya. Dia juga memeriksa, membatasi, bahkan bisa menolak beberapa aktivitas komputer secara otomatis dengan mengacu pada kriteria IP penggunanya. 

Selain itu, dia juga secara cepat dan otomatis mencatat berbagai aktivitas yang terjadi di komputer. Ini digunakan sebagai dokumentasi untuk pengembangan sistem keamanan jaringan dan komputer terhadap akses jaringan komputer. Firewall juga mencegah terjadinya kebocoran informasi atau data pada pihak luar.

  1. Cara Kerja

Firewall bekerja dengan tiga cara dalam menyaring data dari jaringan internet. Kamu bisa memilih menggunakan cara pertama, kedua, ketiga, atau bahkan mengombinasikannya. Berikut adalah tiga cara kerjanya.

  1. Packet Filtering

Pada cara kerja ini, firewall memakai beberapa aturan tertentu dalam melihat boleh atau tidaknya sebuah data masuk dalam jaringan.

Setiap paket data akan diperiksa satu persatu secara rinci. Jika paket data dikirim secara kelompok pun tetap akan diperiksa.

Saat sebuah paket data dianggap berbahaya, maka paket tersebut akan dilarang memasuki jaringan. 

  1. Proxy Service

Proxy service merupakan aplikasi yang berfungsi sebagai jembatan antara sistem dan jaringan. Aplikasi ini terletak di dalam firewall dan melakukan pemeriksaan data dalam jaringan.

Sistem ini terbilang lebih efektif karena segala jenis informasi yang diterima diperiksa secara terpusat. 

  1. Stateful Inspection

Sistem ini bekerja dengan menelusuri paket data yang diterima dengan mengacu pada aktivitas-aktivitas sebelumnya.
Paket data yang mencoba masuk akan diperiksa dalam paket database. Jika paket data berkonotasi positif, artinya tidak ada resiko bahaya.Paket data pun bisa diteruskan pada sistem yang meminta paket tersebut.
  1. Kegunaan

Firewall juga memiliki kegunaan lainnya selain berfungsi untuk menjaga keamanan jaringan dan komputer dengan melindunginya dari serangan luar.

Dia dapat memodifikasi paket data serta memberikan akurasi terhadap informasi yang diterima. Misalnya untuk laporan keuangan, spesifikasi harga produk, dan sejenisnya.

Fungsi lainnya adalah mengatur komunikasi antara dua jaringan berbeda serta melindungi hardware dari virus.

Bagaimana?

Itulah beberapa ulasan terkait pelindung jaringan. Selain melihat fungsi utamanya sebagai pelindung, kamu juga bisa melihat cara kerjanya.

Baca Juga:

Selain itu, ternyata ada fungsi lainnya yang membuatnya jadi pelindung multi level. Maka dari itu, pastikanlah untuk memasang firewall pada jaringanmu.

Itu Tadi Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja Firewall Pada Jaringan Komputer.

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan bagi anda para pembaca, khusunya di dunia networking, sampai jumpa pada artikel blog Up-TKJ berikutnya.

Mengenal Sistem Operasi Jaringan untuk Pemanfaat Teknologi yang Lebih Baik

Mengenal Sistem Operasi Jaringan untuk Pemanfaat Teknologi yang Lebih Baik

Mengenal Sistem Operasi Jaringan

Jika kamu lulusan SMK dan mengambil jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), pastinya familiar dengan sistem operasi jaringan. 

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat setiap tahunnya, pembelajaran terkait jaringan komputer cukup banyak diminati.

Jaringan komputer atau yang sering disebut Network diciptakan guna memanfaat segala jenis sumber daya teknologi secara terpadu.

Seluk Beluk Sistem Operasi Jaringan yang Wajib Diketahui Peminat IT

Para peminat komputer dan Information Technology (IT) pastinya harus menguasai segala pengetahuan tentang jaringan komputer.

Ada beberapa hal yang harus diketahui terlebih dahulu terkait jaringan serta sistemnya untuk tahu bagaimana cara pengoperasiannya.

Kamu harus mengetahui pengertiannya, fungsinya, dan beberapa hal-hal lain terkait jaringan.

Pengertian sistem operasi jaringan

Sistem Operasi Jaringan cukup berbeda dengan beberapa jenis sistem operasi lainnya.

Itu dikarenakan sistem ini menyediakan banyak jenis layanan.

Seluruh layanan yang diberikan bertujuan untuk mencukupkan kebutuhan terhubungnya jaringan dari perangkat yang dibutuhkan. 

Beberapa contoh layanan yang diberikan sistem ini adalah pengelolaan internet serta sentralisasi layanan berkas.

Fungsi sistem operasi jaringan

Sistem ini memiliki empat fungsi utama. Yang pertama adalah menghubungkan lebih dari satu komputer serta perangkat keras lainnya dalam satu jaringan utama.

Fungsi kedua adalah mengelola sumber daya jaringan seperti penggunaan hardware dan software yang lebih terintegrasi.

Pengelolaannya juga termasuk membuat proses yang lebih terpusat serta penggunaan internet secara bersama-sama.

Fungsi ketiga adalah penyediaan beragam layanan seperti Web Server, Dynamic Host Configuration System (DHCP), Domain Name Server (DNS), File Transfer Protocol (FTP) dan Remote Server.

Web Server adalah software yang menerima permintaan layanan client melalui web browser. 

DHCP berfungsi sebagai protokol untuk menentukan IP address ataupun rule lain yang menghubungkan client pada server.   

Sementara itu DNS berfungsi mengubah nama IP address yang sebelumnya berbentuk numerik menjadi karakter agar lebih mudah digunakan.

Sedangkan FTP merupakan protokol yang mempunyai fungsi untuk saling bertukar data ataupun file didalam jaringan yang menggunakan IP.

Yang terakhir adalah remote server yang bisa mengendalikan server walaupun dari jarak jauh.

Fungsi keempat dari sistem ini adalah safety control. Safety Control atau pengendalian keamanan adalah melindungi keamanan jaringan dari multiple users (lebih dari satu pengguna).

Sistem ini melindungi penggunaan komputer secara terpusat.

Pengelolaan jaringan akan memberikan batasan hak akses seperti pemberian akun dan password pada golongan tertentu saja.

Model sistem operasi jaringan

Sistem ini memiliki dua jenis model utama, yaitu berbasis teks dan berbasis grafik.

Seperti namanya, model yang berbasis teks menampilkan interface yang berisi huruf, angka serta beberapa karakter khusus.

Sementara model berbasis grafik menampilkan interface yang lebih menarik seperti animasi, file GIF, dan video durasi panjang.

Cara Kerja sistem operasi jaringan

Empat komponen yang ada di sistem ini seperti sender, protocol, media transmisi dan receiver, dapat bertukar informasi melalui modem.

Fungsi dari modem adalah mengubah sinyal dari bentuk analog ke digital ataupun sebaliknya. Cara kerja sistem jaringan juga bisa ditentukan dari tipe jaringannya. Ada tipe jaringan client-server dan peer to peer. 

Jaringan client-server memiliki satu atau beberapa komputer untuk server dan untuk client. 

Peran komputer sebagai server maupun client dapat diubah melalui network software pada protokolnya. Komputer server menyediakan informasi yang dibutuhkan client.

Sedangkan komputer client berperan sebagai perantara untuk mengakses data dari komputer server.

Pada jaringan peer to peer, tidak ada yang berperan sebagai server maupun client.

Semua komputer yang terhubung dalam jaringan yang sama dapat mengirim ataupun menerima data satu sama lain.

Komputer dengan sistem jaringan peer-to-peer tidak memerlukan izin hak akses lagi seperti dari client meminta kepada server.

Baca juga: Mengenal komunikasi data 

Bagaimana sobat? 

Itulah beberapa informasi singkat terkait apa saja yang perlu dipelajari terkait jaringan serta sistem operasinya.

Pastikanlah untuk mengetahui definisinya terlebih dahulu, melihat fungsinya, modelnya, serta cara kerjanya.

Dengan demikian, kamu akan langsung bisa mempraktekkan tentang cara mengoperasikan sistem operasi jaringan secara tepat sasaran.

Nah itu tadi sedikit penjabaran saya tentang sistem operasi jaringan. 

Semoga artikel ini dapat membantu kawan-kawan dalam memahami materi tentang sistem operasi jaringan, sampai jumpa pada artikel berikutnya. 

Minggu, 17 Januari 2021

Mengenal Seluk-Beluk Komunikasi Data di Era Teknologi Zaman Now

Mengenal Seluk-Beluk Komunikasi Data di Era Teknologi Zaman Now

Mengenal Komunikasi Data di Era Teknologi

Mengenal Komunikasi data
Mengenal komunikasi data. 


Hallo assalamu'alaikum sobat Blog Up-TKJ, nah pasti kalian kesini sedang mencari salah satu materi yang diajarkan oleh guru kalian tentang komunikasi data. 

Yap.. Saya dulu pas masih duduk di bangku sekolah seperti kalian ini, saya juga belajar mengenai komunikasi data. 

Mungkin sebagian besar dari kita sudah mengetahui definisi komunikasi.

Namun, bagaimanakah dengan komunikasi data? Komunikasi secara umum memiliki makna pertukaran informasi antara satu pihak pada pihak lainnya. 

Komunikasi data juga memiliki arti yang sama. Hanya saja, komunikasi data berarti pertukaran informasi melalui pertukaran data.

Komponen Penting dari Komunikasi Data yang Wajib Diketahui

Zaman dulu, pertukaran informasi hanya terbatas pada media komunikasi verbal (dari mulut ke mulut), ataupun tulisan. 

Pada era teknologi saat ini, segala jenis informasi hampir semuanya disebarkan lewat internet melalui pertukaran data. 

Komunikasi jenis ini bisa terlaksana dengan baik jika seluruh komponennya bekerja dengan maksimal.

Berikut ini jenis-jenis komponennya

Sumber Data

Sebelum terjadinya komunikasi yang melibatkan data, hal pertama yang harus ada adalah sumber datanya. 

Sumber data adalah media yang bertugas mengirimkan data ataupun informasi. Contohnya terminal komputer.

Sumber data dari terminal membangkitkan informasi kemudian memasukkannya pada media transmisi.

Secara umum, sumber data dilengkapi transmitter. 

Transmitter tersebut berfungsi mengubah data yang akan dikirimkan kebentuk yang sesuai dengan jenis media transmisinya.

Media transmisi bisa berupa pulsa digital, pulsa listrik, ataupun gelombang elektromagnetik.

Perangkat yang dijadikan sumber data bisa berupa komputer, telepon, fax, dan sejenisnya.

Transmitter

Setelah sumber data, kita memerlukan transmitter untuk melakukan pertukaran data. Transmitter berfungsi memroses berbagai jenis informasi data sebelum dikirimkan ke media trasmisi.

Data sebenarnya berbentuk binary (kode 0, dan 1) yang hanya dapat dimengerti para ahli komputer.

Guna mentransfer kode tersebut menjadi bahasa yang mudah dimengerti, harus ada transmitter.

Setelah transmitter berhasil mengolah kode binary menjadi teks, maka data tersebut akan dikirimkan dalam bentuk analog.

Contoh dari transmitter adalah modem. Modem berfungsi mengirimkan digital byte stream dari satu perangkat kepada perangkat lainnya.

Sedangkan proses penyaluran digital byte streamnya, dikirimkan melalui sinyal analog.

Sistem Transmisi

Sistem transmisi adalah media yang berfungsi untuk membawa sinyal dari transmitter kepada penerima data.

Sistem transmisi memiliki beragam jalur. Ada jalur tunggal, dan ada juga jalur yang kompleks. Jalur tunggal dilewati oleh satu jaringan.

Sedangkan jalur kompleks membutuhkan beberapa rangkai sistem. Contoh beberapa sistem transmisi adalah wireless dan optical media.

Receiver (Penerima)

Komponen penerima yang dimaksudkan disini adalah alat yang berfungsi untuk menerima sinyal atau transmisi data.

Alat tersebut akan memroses semua informasi yang didapatkan oleh perangkat tujuan.

Contoh dari komponen penerima ini adalah komputer ataupun smartphone yang biasa kita gunakan sehari-hari.

Destination (Tujuan)

Komponen terakhir ini adalah komponen yang bertugas untuk menangkap data yang dihasilkan oleh penerima.

Informasi yang dihasilkan oleh komponen penerima akan diubah kedalam jenis data yang serupa dengan data yang dikirimkan dari perangkat.

Perangkat yang dimaksudkan disini adalah perangkat sumber data.

Itulah komponen-komponen yang harus diketahui para millennial ataupun praktisi komputer terkait pertukaran data.

Selalu pastikan bahwa semua komponennya berfungsi. Jika ada salah satu saja yang tidak bekerja dengan efektif, proses pertukaran data atau informasi tidak akan terjadi.

Semua komponen baik sumber, transmitter, sistem transmisi, penerima, dan tujuannya harus tersinkronisasi dengan baik agar terjadi komunikasi data. 

Jika tidak komunikasi data tidak dapat berjalan, karena komponen-komponen tersebut bisa kita ibaratkan jantung kita, tidak ada jantung maka manusia tidak akan bisa hidup. 

Bagaimana sob?? 

Agar komunikasi data dapat berjalan sebagaimana mestinya, semua komponen tersebut harus ada (lengkap), dan berjalan sebagaimana mestinya,

Nah itu sedikit penjelasan mengenai materi tkj tentang komunikasi data 

Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman tkj, sampai jumpa pada artikel blog Up-TKJ berikutnya. 

Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Contact

SUPPORT BY

PT.ASIA DIGITAL NUSANTARA

ALAMAT:

Jl. Lintas Taluk kuantan - Pekanbaru ( desa petai, depan pasar )

Work Time:

Monday - Saturday from 9am to 5pm

WHATSAPP

082283414028